Masjid Miftahul Jananh di wilayah Sindang Pakuon akan menggelar Peringatan Hari Besar Islam Maulid Nabi Muhammad SAW pada pukul 19.30–21.30 WIB. Tahun ini, panitia mengangkat tema “Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Teladan dengan Sikap Sidiq (SIDIQ)” sebagai benang merah dakwah dan penguatan akhlak jamaah.
Rangkaian acara dibuka dengan lantunan qasidah Majelis Ta’lim RW 11, dilanjutkan tawasul dan shalawat yang dipimpin KH. Atim Samsudin. Sesi sambutan akan disampaikan berurutan oleh Ketua DKM Osan Karsana, S.Pd, Ketua RW 11 Dayat Hidayat, serta Kepala Dusun Sindang Pakuon Bapak Setia, S.Pd. Puncak acara adalah ceramah oleh Al-Ustadz Dr. Dindin Moh Saepudin, M.Ag.
Tema Sidiq dimaknai sebagai karakter kebenaran yang menjadi inti keteladanan Rasulullah SAW—jujur, lurus, dan dapat dipercaya—yang diterjemahkan panitia menjadi akronim SIDIQ: Syukur, Ikhlas, Doa, Istiqamah, dan Tawakkal. Kelima unsur ini diposisikan sebagai panduan praktis bagi jamaah untuk membawa semangat Maulid ke dalam rutinitas hidup.
Penjabaran SIDIQ: Syukur menggerakkan lisan, hati, dan amal untuk menjaga amanah serta berbagi; Ikhlas memurnikan niat agar ibadah dan kerja tak bergantung sorotan manusia; Doa menjadi kunci meminta bimbingan di setiap ikhtiar; Istiqamah meneguhkan konsistensi dalam ibadah dan pelayanan sosial; Tawakkal menenangkan hati setelah usaha maksimal dengan menerima hasil dan terus memperbaiki proses.
Panitia mengundang seluruh jamaah dan masyarakat untuk hadir 15 menit sebelum acara dimulai, untuk memperbanyak dzikir dan salawat. Diharapkan, peringatan Maulid ini menjadi momentum mempererat ukhuwah, memperteguh akhlak, dan menumbuhkan praktik SIDIQ dalam keluarga serta lingkungan sekitar.


.jpeg)

